Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut, bermula ketika massa berupaya masuk ke areal dalam bandara. Massa yang merusak pagar dipaksa mundur aparat keamanan yang menggunakan tameng lengkap.
Tindakan aparat keamanan itu dibalas dengan lemparan batu. Seliweran batu sekepalan tangan diarahkan kepada aparat keamanan. Polisi yang dilengkapi dengan kendaraan taktis mengerahkan water cannon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentrokan terhenti setelah massa mundur sekitar 50 meter dari posisi semula. Aparat keamanan bertahan tidak melakukan setelah Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro memerintahkan massa berhenti.
"Jangan jalan lagi berhenti di sini, " ujar Kapolda Irjen Wisjnu yang memimpin langsung pengamanan bandara.
(rul/nrl)










































