"Saya kira kita harus berbicara dengan Pemerintah Pusat, kita harus berbicara dengan pemerintah di sekitar Jakarta. Kalau soal kemacetan sudah kami sampaikan, buat satu rumah untuk kemacetan, buat satu rumah di mana di situ ada pemerintah pusat, pemerintah DKI, pemerintah sekitar DKI, buat satu rumah untuk berbicara masalah kemacetan, masalah transportasi massal. Jadi semacam rumah otoritas untuk transportasi darat," jelas Jokowi.
Hal itu disampaikan sarjana kehutanan UGM ini di Restoran Madam Ching, Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begini-begini, Jakarta ini terutama kemacetan pada posisi darurat, jadi kebijakannya harus kebijakan ekstrem kurang lebih. Lho kan seperti yang saya sampaikan pakai baju beda saja berani kok. Kita mau keluar dari mainstream keluar dari pakem," tutur Jokowi.
(nwk/nrl)











































