"Kalaupun terjadi delay, itu masih dalam kapasitas normal. Jika ada penumpang yang tertinggal di bandara karena kesulitan menuju bandara, petugas bandara kerja sama dengan airline untuk mengakomodasi untuk diterbangkan dengan penerbangan berikutnya," kata Corporate Secretary Angkasa Pura II, Hari Cahyono, saat dihubungi detikcom, Senin (26/3/2012). AP II mengelola Bandara Polonia selain membawahi Bandara Soekarno-Hatta dan beberapa bandara lainnya.
Dia menjelaskan, sejak pagi hingga siang terjadi demonstrasi di seputar Bandara Polonia. Namun demonstran tidak nekat masuk ke area bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi bagi penumpang yang menggunakan jasa
penerbangan. Hal itu dilakukan dengan menyiapkan emergency exit sebagai akses untuk keluar dan masuk Bandara Polonia.
"Jadi akses menuju emergency exit ini merupakan kerja sama kami dengan TNI AU. Setelah melalui emergency exit kemudian dibawa ke terminal bandara. Kami sudah siapkan langkah antisipasi," tutur Hari.
Dia berharap para demonstran menghormati warga negara lainnya dengan tidak melakukan demonstrasi yang mengganggu kelancaran aktivitas di fasilitas umum. "Mohon dihormati, ada yang ada kegiatan bisnis dan keluarga mau menggunakan bandara," ucap Hari.
(vit/nrl)











































