Mahasiswa Sayangkan Pembangunan Integrated Faculty Club UI

Mahasiswa Sayangkan Pembangunan Integrated Faculty Club UI

- detikNews
Senin, 26 Mar 2012 09:01 WIB
Mahasiswa Sayangkan Pembangunan Integrated Faculty Club UI
Jakarta, - Universitas Indonesia (UI) tengah berjibaku membangun proyek Integrated Faculty Club di kawasan kampus kenamaan tersebut. Sayangnya, pembangunan proyek harus mengorbankan hutan kota yang saat ini menjadi paru-paru Kota Depok. Langkah tersebut disayangkan civitas akademika Jas Kuning itu.

"Sangat disayangkan bila harus mengorbankan UI yang terkenal dengan hutan dan paru-paru kotanya," kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Faldo Maldini saat berbincang dengan detikcom, Senin (26/3/2012).

Mahasiwa Fakultas MIPA angkatan 2008 ini pun mempertanyakan rencana strategis (renstra) pembangunan UI ke depan. Dia menilai banyak pembangunan yang tidak transparan kepada civitas UI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Maka dari itu kita mempertanyakan apakah pembangunan Integrated Faculty Club merupakan bagian dari renstra kampus?" tanya Faldo.

Dia pun mempertanyakan analisis dampak lingkungan (amdal) bila proyek yang nantinya menghadirkan driving range itu benar-benar laik.

"Perlu analisis amdal dan sesuai tidak dengan renstra UI," tegasnya.

Proyek ini mulai dikerjakan di pertengahan Agustus tahun 2011 lalu, dan saat ini sudah rampung sekitar 65 persen. Pembangunannya terkonsentrasi di hutan belakang Unit Kegiatan Mahasiswa Markas Komando Resimen Mahasiswa (UKM Menwa).

Selain drive range atau lapangan golf, hadir perpustakaan, aula dan sarana lainnya yang mendukung kegiatan belajar mengajar di kampus. Menurut Faldo, kawasan tersebut dibangun karena persiapan UI sebagai tuan rumah penyelenggaraan kompetisi olahraga antar kampus se-Asia.

"Disayangkan kalau pembangunan hanya sekedar mengejar momentum sesaat, kembalikan kampus sebagai institusi yang fokus membangun pendidikan," katanya.

Menurut pengumuman sayembara yang dikeluarkan oleh pihak UI di tahun 2009, proyek ini akan terbagi menjadi dua lokasi: Lokasi I bersifat publik, yang akan dibuka untuk umum serta mahasiswa, sementara Lokasi II bersifat semi privat yang hanya diperuntukkan kepada member area tersebut. Lokasi I akan menggunakan lahan seluas 8.607 meter persegi dan lokasi II seluas 38.984 meter persegi.

Berikut ini fasilitas-fasilitas yang akan disediakan:
A. Faculty Meeting Room

1. Faculty club
2. Faculty lounge & resto
3. Etalase paten dan hasil-hasil penelitian UI (gallery)
4. Reading book room + cafe
5. Ruang multimedia (rapat, diskusi, seminar)

B. Quick faculty Health Services

1. Poliklinik Umum
2. Poliklinik Gigi
3. Fitness

C. Sport Center
1. Golf driving range (30 slot)
2. Golf club & shop
3. Kolam renang (Olympic size)
4. Lapangan futsal
5. Lapangan tenis
6. Flying Fox Sport

D. Retail & Cafe
1. Toko buku
2. Toko suvenir
3. Minimart
4. Cafe (indoor & outdoor/terrace)
5. Internet
6. Fastfood
7. Ruang menyusui (nursing area)
8. Ruang merokok (smoking area

E. Kantor
1. Pengelola
2. Bank
3. Koperasi
4. Musholla

F. Automotive Station & Services
1. Servis kendaraan (mobil dan motor), uji emisi, cuci, dan salon mobil.
2. Parkir (mobil, motor, sepeda) tidak diletakkan di depan bangunan utama
3. Fasilitas pendukung lainnya.

Belum ada tanggapan resmi dari pihak UI soal hal ini. Saat coba dikonfirmasikan kepada Rektor UI Prof Gumilar Somantri maupun Kepala Kantor Komunikasi UI Siane Indriani, keduanya tidak mengangkat telepon dari detikcom.

(ahy/nvc)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads