Pantauan detikcom, kampanye itu diikuti oleh sekitar 500 orang. Mereka mengenakan kaos putih yang bertuliskan 'Festival Malesung 2012'.
Dalam kampanye anti narkoba ini, mereka membawa dan memainkan berbagai macam alat musik tradisional. Tak ayal, lantunan musik tradisional di pagi ini menarik perhatian warga Jakarta yang melintas di Bundaran HI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pegiat seni asal Sulawesi itu, para seniman dan anak muda harus diberi ruang dan waktu agar kegiatannya diisi dengan hal-hal yang positif, salah satunya dengan bermusik.
Musik tradisional yang digunakan dalam kampanye ini sekaligus menjadi wadah promosi budaya dan seni tradisional Indonesia.
"Ini adalah alat untuk memotivasi anak muda dan juga sosialisasi bahaya narkoba," tandas Benny.
(ans/ahy)











































