Menurut saksi mata, Abdul Rasyid, yang ditemui wartawan di rumah duka, di Jalan Manuruki, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pasutri malang ini sudah bersiap-siap untuk berteduh saat langit mulai mendung.
Namun saat hendak beranjak naik dari sawah, petir yang menggelegar langsung menyambar tubuh Hafid dan Norma. "Jenazah Hafid langsung kami bawa ke rumahnya, sedangkan istrinya masih bisa diselamatkan nyawanya, warga membawanya ke RSU Daya," ujar Rasyid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(mna/mok)











































