Keluarga Sudah Siapkan Pemakaman untuk Terduga Teroris AG

Keluarga Sudah Siapkan Pemakaman untuk Terduga Teroris AG

- detikNews
Sabtu, 24 Mar 2012 18:04 WIB
Jakarta - Meski kabar kedatangan jenazah AG, teroris yang tewas ditembak densus 88 di pulau Bali belum diketahui kepastiannya, namun pihak keluarga sudah menyiapkan lokasi pemakaman. AG akan dimakamkan di tempat pemakaman umum Dusun Krajan, Desa Langkap, Kecamatan bangsalsari, Jember tak jauh dari rumah duka.

Keluarga mendapat kabar AG tewas ditembak tim Densus 88 karena diduga terlibat jaringan teroris dari Jumiati, istri A-G yang saat ini mendampingi mayat suaminya. Nurhayati, kakak AG, juga sudah dilakukan tes DNA.

Meski demikian, keluarga di Jember masih tidak percaya anak pertama dari dua bersaudara itu adalah seorang teroris. "Sejak meratau dan sampai menikah, setahu saya bekerja di proyek sebagai kuli," ungkap Kusmiyati kepada detikcom, Sabtu (24/03/12)

Selama 3 tahun terakhir, setelah menikah dan dikaruniai seorang anak, AG tidak pernah pulang ke Jember. Keluarga hanya mengetahui kabar AG dari saluran telepon.

"Ketika masih lajang, AG sering pulang jenguk ibu, namun setelah menikah jarang sekali," tutur Susanto, kakak ipar AG.

Istri Susanto, Nurhayati yang menyusul ke Jakarta hingga kini belum memberikan kabar kapan jenazah akan dipulangkan untuk dikebumikan. Menurut keluarga, setibanya di Desa Langkap, mayat AG akan langsung dimakamkan.

"Katanya kemarin akan datang, lantas ada kabar lagi kalau hari ini, jadi belum ada kepastian jam berapa datangnya," tambahnya.

Kondisi serupa juga nampak di rumah duka terduga teroris lainnya, AB, warga di Dusun Sambi Leren, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Jember. Di rumah AB suasana terlihat sepi. Tidak ada tanda tanda penyambutan jenazah seperti di rumah AG.

Sama halnya keluarga AG, keluarga AB juga tidak percaya laki laki berusia 34 tahun terlibat jaringan teroris, apalagi di mata tetangga, AB dikenal pendiam dan suka merantau ke kota besar seperti, Jakarta, Surabaya dan terakhir di Pulau Bali. "Dia pendiam kok, saya sendiri tidak yakin dia ikut ikutan jaringan teroris seperti banyak dikabarkan saat ini," Heran Mulyadi, Paman AB.


(mok/mok)


Berita Terkait