Pantauan detikcom, Sabtu (24/3/2012), sekitar 800 orang perlahan membubarkan diri. Karena banyaknya masa, maka jalan raya Bogor-Parung-Tangerang berjalan melambat. Apalagi puluhan warga yang ada di sekitar hotel pun ikut menonton aksi yang menamakan dirinya Gerakan Masyarakat Parung (Gempar).
Diperkirakan lalu lintas dari arah Tangerang menuju Bogor tersendat hingga 3 KM. Begitu pun arah sebaliknya. "Kami akan datang lagi minggu depan dengan massa yang lebih besar," kata Ustad Madusin yang memimpin jalannya aksi di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, ratusan warga saat ini melakukan aksi penolakan hotel mesum tersebut. Mereka meminta hotel tersebut ditutup sebagai buntut dari terungkapnya pembuatan video porno pada 10 Maret 2012 lalu di tempat itu.
Dalam penggerebekan itu, 4 tersangka pembuatan video porno dibekuk dan kedapatan tengah syuting adegan syur. Di dalam kamar terdapat 6 orang. 2 Pemain terdiri 1 perempuan dan 1 laki-laki, 1 perekam kamera dan 1 perekam dengan HP. Sementara 2 orang lagi hanya menonton.
(asp/nrl)











































