Hal inilah yang sedang dikonsolidasikan oleh para hakim di daerah-daerah di Indonesia.
"Mogok sidang saya kira sesuatu yang wajar dilakukan hakim Indonesia untuk menuntut haknya," kata hakim Achmad Cholil yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Melbourne, Australia dalam pesan elektronik yang diterima detikcom, Sabtu (24/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1981
290 hakim Sudan mengundurkan diri karena gaji yang rendah
1986
Seorang hakim Granada Spanyol walk out dari ruang sidang yang sedang memeriksa perkara pidana yang sangat menarik perhatian masyarakat. Aksi ini sebagai protes atas kecilnya gaji.
1989
Ketua MA Australia mengecam gaji hakim yg rendah.
1989 dan 1990
Hakim-hakim Perancis dan Austria demonstrasi atas gaji yang rendah
1989
Hakim-hakim Italia demo protes gaji yangg kecil
1988
Hakim-hakim di Portugis demo memprotes gaji yang rendah
1988
Hakim-hakim Peru demo menuntut remunerasi
1989
Hakim-hakim Quebec Canada mogok sidang memprotes gaji yang rendah
1989
Hakim-hakim Amerika Serikat meng-cut penerimaan perkara sampai dengan 80 persen sebagai protes ditolaknya usulan kenaikan gaji oleh Kongres
22 Maret 2012
Hakim Pengadilan Negeri (PN) Aceh Tamiang, Sunoto mengancam akan melakukan mogok nasional jika kesejahteraan hakim tidak kunjung naik.
"Benar kami akan melakukan mogok sidang. Kami setiap hari dipanggil Yang Mulia. Tapi kesejahteraan jauh di bawah PNS. Jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak kunjung memperhatikan gaji pokok hakim yang lebih rendah dari gaji pokok PNS, kami siap menggalang kekuatan untuk mogok sidang," kata Sunoto.
Mogok sidang juga tidak hanya dilakukan untuk menuntut kesejahteraan hakim semata. Di Prancis, para hakim demo turun ke jalan pada 12 Februari 2011 sehingga semua pengadilan tutup di seluruh pelosok negara. Mereka melakukan aksi itu sebagai bentuk penolakan campurtangan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy.
Pemicunya adalah ucapan Sarkozy yang mencap seorang tersangka dianggap bersaslah sebelum dimulainya persidangan dalam kasus pembunuhan seorang perempuan.
(asp/nrl)











































