Diminta Keluar dari Koalisi, PKS: PD Alihkan Isu Kenaikan BBM

Diminta Keluar dari Koalisi, PKS: PD Alihkan Isu Kenaikan BBM

- detikNews
Sabtu, 24 Mar 2012 10:39 WIB
Diminta Keluar dari Koalisi, PKS: PD Alihkan Isu Kenaikan BBM
Jakarta - Wakil Ketua Umum (Waketum) PD Max Sopacua meminta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) keluar koalisi. Bagi PKS, permintaan tersebut hanya upaya mengalihkan isu kenaikan harga BBM.

"Janganlah mengalihkan isu BBM ke persoalan koalisi. Kalaupun pemerintah sekarang menghadapi kekecewaan dan amarah rakyat, ya itu konsekuensinya, janganlah tarik-tarik partai dalam persoalan ini," ujar Ketua DPP PKS Aboe Bakar Al Habsyi kepada detikcom, Sabtu (24/3/2012).

Aboe mengatakan menaikkan harga BBM adalah pilihan kebijakan yang diambil oleh pemerintah. PKS sebenarnya hanya ingin melaksanakan undang Undang No 22 Tahun 2011 tentang APBN, yang pada pasal 7 ayat 6 menyebutkan bahwa tidak ada kenaikan harga BBM bersubsidi untuk masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lha masak kita mau konsisten dengan undang undang kok malah disalah-salahin kayak gini, kan gak bener namanya. Lha sekarang kok malah pakai ngusir dari koalisi," imbuh anggota Komisi III DPR ini.

Menurut Aboe statmen Max Sopacua yang meminta PKS keluar hanya mencari perhatian dari Presiden SBY. Menteri Sosial Salim Segaf yang berasal dari PKS juga tidak menolak rencana pemerintah yang akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Lihat saja Mensos, beliau tetap dukung program pemerintah lewal BLT, tidak membantah. Saya yakin Pak SBY tak tahu menahu soal statemen ini," tuturnya.

"Perlu diingat pula ketika salah satu menteri PKS di reahuffle komunikasi politik PKS tetap santun. Harus diingat pula sejarah sudah mencatat siapakah yang tidak konsisten dengan kontrak politik yang dibuat, dan itu bukan kami," tegasnya.

(mpr/vit)


Berita Terkait