Pantauan detikcom dari sebuah hotel di lantai empat di Jimbaran Kuta Selatan, hampir tidak ada lampu yang kelihatan dari luar yang menyala jika dilihat dari atas.
Kondisi serupa terjadi di seluruh Bali. Setiap jendela yang jika mengeluarkan cahaya dan kelihatan dari luar juga langsung ditegur oleh pecalang untuk ditutup. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekhusukan selama penyepian yang akan berlangsung hingga Sabtu (24/3/2012) pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat hari Nyepi ini, semua warga dilarang keluar rumah, yang diperbolehkan adalah petugas pecalang yang sedang patroli dan masyarakat yang sedang emergency seperti hendak ke rumah sakit untuk berobat maupun melahirkan, kematian serta musibah lainnya.
Dalam hari Nyepi ini, umat Hindu melaksanakan catur Brata penyepian, yakni amati geni (tidak menyalakan api termasuk lampu), amati karya (tidak melakukan kegiatan), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak mengumbar hawa nafsu maupun tidak mengadakan hiburan/bersenang-senang).
(gds/mpr)











































