Tujuan kerjasama antara lain untuk merekrut dan memberikan pelatihan perawat Indonesia dalam beragam spesialisasi untuk persiapan penempatan di Belhoul Speciality Hospital dan sejumlah rumah sakit di Dubai, demikian Konsul Pensosbud KJRI Dubai Adiguna Wijaya kepada detikfinance, Jumat (23/3/2012).
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur RS Bina Sehat Dr. Faida Musjtahar Umar Thalib, MMR dan Chairman Belhoul Lifecare Dr. Juma Khalfan Belhoul, disaksikan Konsul Jenderal RI Dubai Mansyur Pangeran, Bupati Jember Mohammad Zaenal Abidin Djalal, Wakil Chairman Belhoul Lifecare Khalfan Belhoul dan Direktur Belhoul Speciality Hospital Jalal Hafeedh.
"Kerjasama konkrit ini diharapkan dapat menjadi milestone peningkatan kerjasama bilateral Indonesia-Dubai, terutama di sektor kesehatan dan tenaga kerja pada masa yang akan datang," ujar Konjen dalam sambutannya seusai penandatanganan (21/3/2012).
Konjen menyambut baik terjalinnya kerjasama RS Bina Sehat dengan Belhoul Lifecare. Hal ini sejalan dengan komitmen kuat pemerintah cq. KJRI Dubai untuk meningkatkan penempatan tenaga profesional Indonesia di sektor formal Dubai dan emirat lainnya di UAE.
"Kebutuhan awal 34 perawat Indonesia untuk Belhoul Speciality Hospital di Dubai ini siap disusul dengan gelombang berikutnya, sebab telah disepakati pihak Belhoul Hospital memerlukan sekitar 100 perawat dari Indonesia," imbuh Konjen.
Konjen mengharapkan agar model kerjasama seperti ini dapat dijadikan sebagai pemicu peningkatan pasar kerja profesional di luar negeri serta mendapatkan dukungan dari semua instansi dan pemangku kepentingan di Indonesia.
Sebelumnya Dr. Juma Khalfan Belhoul menyampaikan bahwa penandatanganan MoU kerjasama ini merupakan bagian dari upaya konkrit manajemen Belhoul Lifecare, salah satu anak perusahaan Belhoul Group, dalam meningkatkan kualitas pelayanan fasilitas kesehatannya.
Disampaikan pula bahwa MoU ini dibuat sebagai antisipasi kebutuhan tenaga medis dan perawat untuk cabang baru RS Belhoul di kawasan Jebel Ali Free Zone di Dubai, yang akan membutuhkan ratusan dokter, staf dan tenaga perawat.
Lanjut Dr. Juma, saat ini Belhoul Lifecare memiliki 2 rumahsakit di Dubai, yaitu Belhoul European Hospital (80 staf) dan Belhoul Speciality Hospital (450 staf). Sejauh ini Belhoul Hospital didominasi oleh tenaga perawat dari India dan Filipina, serta belum pernah mempekerjakan dari Indonesia.
Untuk itu Dr. Juma mengharapkan dukungan KJRI Dubai dan semua pihak terkait agar kerjasama dengan RS Bina Sehat dapat ditingkatkan dan diperluas pada masa mendatang.
Sementara itu Dr. Faida Musjtahar Umar Thalib, MMR menegaskan keinginan dan komitmennya untuk menjalin kerjasama secara profesional dan saling menguntungkan dengan Belhoul Lifecare dalam jangka panjang sebagaimana disepakati dalam naskah MoU.
"Tterutama dalam meningkatkan kapasitas tenaga perawat Indonesia untuk menangkap peluang pasar kerja formal di Dubai maupun UAE," papar Dr. Faida.
Selain itu, Dr. Faida mengharapkan pula kemungkinan adanya jalinan kerjasama antara Dubai dan Jember dalam sektor-sektor lainnya, seperti perdagangan dan investasi, untuk saling mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Kedua belah pihak sependapat dan optimis bahwa pencanangan kerjasama antara keduanya dapat turut mendorong kemajuan kerjasama bilateral antara kedua negara dalam lingkup lebih luas.
Ikut hadir dalam acara penandatanganan itu jajaran Bupati Jember, Direktur Rumah Sakit Balung, Direktur Rumah Sakit Soebandi, Pimpinan Rumah Sakit PTPN 10, serta pengusaha alat kesehatan yang diwakili oleh Presiden Direktur PT. Widatra Bhakti, Jember.
MoU antara RS Bina Sehat dengan Belhoul Lifecare merupakan tindaklanjut kesepakatan kerjasama perekrutan dan pelatihan tenaga perawat, yang difasilitasi oleh KJRI Dubai. Kerjasama ini telah dirintis sejak Oktober 2011, dimana pada saat itu kedua belah pihak telah mengadakan pertemuan di Jember.
(es/es)











































