"Saya kira janji-janji mundur seperti itu selama ini tidak pernah terbukti. Sulit dipercaya. Tidak ada tradisi semacam ini di Indonesia," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/3/2012).
Menurut Muzani, janji-janji semacam ini tidak mendidik masyarakat. Apalagi menangani macet dan banjir di DKI Jakarta tidak semudah membalikkan telapak tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, menurutnya, Jokowi-Ahok yang diusung Gerindra tak mengajukan janji yang sama. Karena banyak cara untuk membangun Jakarta tanpa janji-janji seperti ini.
"Ini tidak menjadi tradisi, lebih baik orang fokus membenahi Jakarta. Ketimbang janji-janji semacam ini," tandasnya.
(van/gun)











































