Jabba yang ditemui wartawan di rumahnya menyebutkan, pada Rabu (21/3/2012), sekitar pukul 00.30 Wita, terdengar suara gemuruh dan dentuman yang sangat keras. Namun, ia tidak berani keluar dari rumahnya untuk menyaksikan peristiwa yang terjadi di belakang rumahnya.
Esok paginya, Jabba bersama warga Usa lainnya baru mencari tahu suara dentuman yang terjadi di belakang rumah panggungnya. Jabba pun menemukan lubang misterius yang membentuk rongga dengan kedalaman sekitar 5 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, lubang misterius ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Banyak warga Bone lainnya yang berdatangan ke dusun Usa untuk menyaksikan lubang misterius ini.
Fenomena ledakan misterius bukan yang pertama terjadi di Bone. Pada 8 Oktober 2009 silam, sebuah meteor jenis Asteroid jatuh di sekitar perairan Bajoe, Bone. Ilmuwan University of Western Ontario, yang dilansir harian The Telegraph, tanggal 27 Oktober 2009, menyebutkan ledakan asteroid ini setara dengan energi tiga bom atom di Hiroshima. Untungnya ledakan ini hanya terjadi di laut, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
(mna/try)











































