Didik Rachbini Ajak Calon Lain Bersikap Santun

Didik Rachbini Ajak Calon Lain Bersikap Santun

- detikNews
Kamis, 22 Mar 2012 16:47 WIB
Jakarta - Perang urat syaraf gara-gara asal daerah yang dilakukan peserta Pilkada DKI Jakarta harus dihentikan. Perdebatan yang muncul haruslah masalah program kerja, bukan persoalan SARA.

"Semua calon-calon tidak boleh menyerang, itu dilarang berat. Kita harus bersaing dengan sehat dengan fair dengan baik dengan santun dan Jakarta ini harus ditata dengan pola santun," kata Dr Didik J Rachbini, calon wakil gubernur yang dipasangkan dengan Hidayat Nurwahid di Pilkada DKI Jakarta.

Hal tersebut dia sampaikan usai diskusi bertajuk "Menimbang Cagub/Cawagub DKI pro Rakyat" di Gedung JMC, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pria kelahiran Pamekasan, Madura, ini, sesama calon tidak boleh saling mencela urusan pribadi. Lebih baik, keenam pasangan yang maju nanti membuktikan dengan program kerja. Misalnya dengan membeberkan langkah-langkah kerja untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.

"Kita buktikan dengan program saja terutama program saya adalah jihad terhadap transportasi massal, jadi kita bersaing dengan program," tegas eks anggota DPR yang kini menjadi akademisi ini.

"Jadi kita harus melakukan suatu jihad yang radikal tapi fleksibel karena masalahnya juga berat sehingga nanti makin lama Jakarta makin bagus kita tata dengan program jihad transportasi," sambung politisi PAN ini.

Bila tidak mampu membuktikan kinerjanya, Didik siap mundur dari jabatan wakil gubernur bila terpilih nanti. "Kalau nggak ada kemajuan kita serahkan kepada rakyat buat apa maju tapi tidak bisa merubah Jakarta. Saya balik aja jadi pengajar di kampus-kampus dalam atau luar negeri," imbuh Didik.

(sdf/mad)


Berita Terkait