"Kalau ada Demokrat atau yang lain berkomentar macam-macam, terserah," ujar Wasekjen PKS Mahfudz Siddik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/3/2012).
Menurut Mahfudz, PKS tidak khwatir akan kehilangan menterinya lagi jika dengan sikap partainya ini akan berdampak pada kursi kadernya di kabinet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahfudz menilai komentar-komentar yang dilontarkan tokoh Partai Demokrat (PD) atas penolakan PKS terkait kenaikan harga BBM adalah sikap emosional. Menurutnya saat ini partai koalisi sudah menghilangkan perdebatan-perdebatan yang logis.
"Kasihan masyarakat melihat hal-hal seperti itu," imbuhnya.
Ketika ditanya soal apakah penolakan PKS ini untuk pencitraan partainya untuk meraih simpati publik pada Pemilu 2014, Mahfudz menjawab diplomatis.
"Orang lain juga mengatakan BLT upaya pencitraan," jawabnya.
Ada rencana keluar dari koalisi?
"Saya tidak pernah mendengar pembicaraan itu. Sejauh ini nggak ada rencana," tutupnya.
(van/gun)










































