Para mahasiswa itu berasal dari Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Medan. Mereka datang dengan menggunakan berbagai kendaraan, terutama roda dua.
Begitu tiba di depan pintu gerbang Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, mereka menggelar orasi. Kenaikan harga BBM, karena pengurangan jumlah subsidi, akan menyebabkan efek berantai, termasuk pengangguran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi yang semula hanya sekadar duduk di depan pintu gerbang, kemudian berubah menjadi kegiatan memblokir jalan. Para mahasiswa tidur-tiduran di jalan. Polisi pun terpaksa menutup arus lalu-lintas menuju Jalan Diponegoro yang dari arah Sudirman.
Sebagian kendaraan juga dialihkan melalui Jalan Kartini dan tembus ke Jalan Imam Bonjol. Arus lalu lintas yang biasanya hanya satu arah, menjadi dua arah atas izin polisi. Kondisi ini juga andil menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan sekitar Kantor Gubernur Sumut.
(rul/try)











































