"Itu pelakunya teroris di Prancis sana. Tapi yang jelas indikasinya bom itu tidak ditujukan ke KBRI," kata KaBIN, Norman Marciano, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis (22/3/2012).
Berdasarkan laporan yang diterima dari Prancis, disebutkan CCTV pada pukul 05.10 waktu Paris merekam seseorang yang meletakkan sebuah bungkusan di keranjang sampah di trotoar tepat depan KBRI. Sekitar 10 menit kemudian, seorang pengendara motor datang memindahkan bungkusan ke seberang jalan yang berjarak 15 meter dari KBRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat dari ledakan, kaca jendela di KBRI Paris dan gedung-gedung di sekitarnya hancur. Walau sudah ada indikasi KBRI bukanlah sasaran teror, namun BIN terus mengikuti proses hukum yang kini tergetnya mencari orang yang meletakkan dan memindahkan bungkusan bom.
Mengingat kasus serupa pernah terjadi pada 2004 silam. Hingga kini kasus tersebut belum juga bisa diungkap siapa pelaku dan motif serangan teror.
"Intelijen dan polisi Prancis masih mengembangkan kasus ini. Kita harapkan ke depan mendapatkan informasi lebih rinci," ujar mantan Danpasmpres itu.
(lh/mok)











































