"Pilkada DKI Jakarta sekarang sangat bagus. Banyak pilihannya. Efeknya ke masyarakat akan mendapatkan pencerdasan," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia, Andrinof A Chaniago, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (21/3/2012) malam.
Menurut dia, banyaknya pasangan calon yang bertarung di pilkada DKI Jakarta kali ini dapat memberi pencerdasan bagi masyarakat karena para kandidat akan beradu janji dan gagasan. Hal ini sangat baik bagi masyarakat untuk mempelajari mereka dan melihat sejauh mana kualitas intelektual dan kepemimpinan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga ada satu pasangan calon yang dukung dua puluh partai politik, sementara yang lainnya hanya satu partai politik. Masyarakat tidak punya pilihan lebih dan benar-benar dibatasi partai. Kali ini sepertinya lebih baik," ucap Andrinof.
Seperti diketahui, enam pasangan bakal cagub-cawagub DKI telah terdaftar di KPU DKI Jakarta. Empat pasangan diusung parpol, yaitu Alex Noerdin-Nono Sampono (Golkar, PPP, dan PDS), Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Partai Demokrat, PAN,PKB, Hanura, PMB, PDS, PDKB, dan PBB), Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (PDIP-Gerindra), dan Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini (PKS). Sedangkan dua pasangan independen, yaitu Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Hendarji Supandji-A Riza Patria.
Pemungutan suara pilkada DKI akan digelar 11 Juli 2012 mendatang. Jika terjadi dua putaran, putaran kedua digelar Agustus.
(rmd/vta)











































