Akbar Tak Mau Jadi Menteri Lagi

Akbar Tak Mau Jadi Menteri Lagi

- detikNews
Jumat, 06 Agu 2004 14:37 WIB
Jakarta - Mungkin karena sudah kenyang menjabat menteri 4 kali, Akbar Tandjung tidak ngiler lagi dengan profesi itu. Apalagi dia kini sudah menjabat ketua DPR, jabatan yang secara politis lebih tinggi ketimbang menteri. Jadi maunya jabatan apa?"Saya sudah 4 portofolio di pemerintahan. Saya kira sudah cukup. Sudah jadi ketua DPR pula. Saya pikir sudah cukup pengabdian saya."Demikian kata Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung di Gedung DPR/MPR Jakarta, Jumat (6/8/2004). Dia dikonfirmasi kebenaran ditawari posisi Menko Kesra.Kalau jadi badan penasihat presiden mau? "Ya kalau memang masih dibutuhkan pikiran dan tenaga saya, dan kalau memang saya berpendapat itu cocok, ya saya pertimbangakan. Tapi kalau jabatan menteri, saya sudah berapa kali. Kasih kesempatan lah pada orang lain, kan masih banyak," tukasnya.Sudah bosan nih jadi menteri? "Nggak lah. Bosan sih tidak," ujar Akbar santai.Akbar menjabat menteri dalam satu dekade pada 1988-1999. Dia menjadi Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga, Kabinet Pembangunan V Soeharto pada 1988-1993. Kemudian dia menjabat Menteri Negara Perumahan Rakyat, Kabinet Pembangunan VI Soeharto pada 1993-1998.Selanjutnya pria kelahiran Sibolga 14 Agustus 1945 itu menjadi Menteri Negara Perumahan Rakyat dan Pemukiman, Kabinet Pembangunan VII Soeharto pada 1998. Lalu Akbar menjabat Menteri Sekretaris Negara, Kabinet Reformasi Pembangunan BJ Habibie pada 1998-1999. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads