Sekjen PBB: 60 Tahun Jaga Perdamaian Lebih Murah dari 6 Minggu Perang

Sekjen PBB: 60 Tahun Jaga Perdamaian Lebih Murah dari 6 Minggu Perang

Luhur Hertanto - detikNews
Rabu, 21 Mar 2012 16:31 WIB
Sekjen PBB: 60 Tahun Jaga Perdamaian Lebih Murah dari 6 Minggu Perang
Jakarta - Satu miliar lebih dari 7 miliar penduduk dunia tinggal di wilayah konflik yang rapuh dan penuh dengan kekerasan. Untuk itu diperlukan penjaga perdamaian di wilayah konflik itu. Ternyata, 60 tahun menjaga perdamaian biayanya lebih murah dari pada 6 minggu perang.

"Tema utama dari konferensi ini adalah operasi militer selain perang. Penjaga perdamaian PBB menetapkan standar internasional untuk usaha tersebut. Misi ini sangat bernilai jika diukur dengan uang. Enam puluh tahun dari penjaga perdamaian memiliki biaya kurang dari enam minggu dari pengeluaran militer global saat ini," jelas Sekjen PBB Ban Ki Moon.

Hal itu disampaikan Ban Ki Moon dalam acara Jakarta International Defense Dialogue (JIDD) di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ban Ki Moon menyebut PBB masih membutuhkan helikopter tempur, personel kepolisian, ahli sipil pada penegakan hukum, reformasi sektor keamanan, lembaga peradilan dan rumah tahanan untuk misi penjaga perdamaian.

"Saya mendorong Anda untuk mengeksplorasi apa yang Anda dapat berkontribusi," tutur Ban pada peserta JIDD.

Pasukan penjaga perdamaian, imbuh dia, butuh waktu yang panjang hingga puluhan tahun untuk membuat daerah konflik stabil. Mendukung bangsa-bangsa melalui masa transisi ini juga merupakan satu dari lima prioritasnya menjabat Sekjen PBB.

"Ini bukan masalah terisolasi, terbatas pada beberapa negara. Satu setengah miliar orang tinggal di negara yang terkena dampak konflik, kerapuhan atau kekerasan. PBB penjaga perdamaian atau misi politik dikerahkan dan menyediakan berbagai pembangunan dan bantuan kemanusiaan di sebagian besar dari negara yang berkonflik," jelas Ban.

(nwk/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini