"Nanti dilihat Jokowi-Basuki menggunakan kampanye dengan dana paling minim diantara calon lain. Kita tidak obral baliho, poster atau memperbanyak iklan di media," kata Jokowi saat berbincang dengan detikcom, Rabu (21/3/2012).
Apa strategi khusus yang akan digunakan? Jokowi menolak membocorkan. Yang pasti, calon yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra ini akan menampilkan kampanye efektif yang mengedukasi warga Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, tim sukses pemenangannya masih menghitung biaya persiapan termasuk duit kampanye yang akan dikeluarkan. Kampanye pasangan cagub/cawagub akan berlangsung pada 24 Juni-7 Juli 2012.
"Baru dihitung biayanya, tapi saya pastikan kecil dan berasal dari kantong pribadi dan urunan pendukung," terangnya.
Sementara itu mengenai harta kekayaannya yang naik sekitar Rp 4 miliar dalam dua tahun, Jokowi menyebut kenaikan itu karena NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) aset yang dimiliki. "Karena NJOP naik, nilai aset juga naik," sebutnya.
Berdasarkan data laporan harta kekayaan penyelenggaran negara (LHKPN) di KPK, Jokowi tercatat dua kali melapor pada 31 oktober 2008 dan 28 februari 2010.
Pada tahun 2008, Jokowi memiliki kekayaan senilai Rp 14,192 miliar. Sedangkan pada 2010, dia memiliki harta Rp 18,469 miliar.
Wali Kota Solo ini tercatat memiliki 24 petak tanah dan bangunan yang tersebar di Sragen, Surakarta, Sukoharjo dan Boyolali Jawa tengah, serta di Balikpapan.
(fdn/ndr)










































