Nunun mengatakan, acara paguyuban masyarakat Sunda yang digelar di The Mercantile Athletic Club, Sudirman sekitar tahun 2000, dia dinobatkan sebagai ibunya orang-orang Sunda.
"Kang Asep. Saya ingat acara itu karena kebetulan saya diangkat sebagai indung urang sararea atau dalam bahasa Sundanya, ibunya orang Sunda," ujar Nunun di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Rabu (21/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Paskah yang saya banggakan, sesama orang Sunda tentunya kita kenal baik. Saya bertemu ketika pada saat itu saya diangkat sebagai Indung Urang Sarareang," ujar Nunun.
Akan tetapi, Nunun mengaku kecewa dengan munculnya pertanyaan soal pertemuan di Mercantile yang dilayangkan tim jaksa KPK. Dia menilai acara paguyuban masyarakat Sunda di Mercantile Club tak ada kaitan dengan kasus suap yang menjeratnya.
"Saya kecewa jaksa tanya yang tidak ada hubungan dengan kasus ini. Ini (pertanyaan) jangan diulangi lagi, jangan wasting time," tegas Nunun.
(/mok)











































