"Aktivitas sesuai arahan polisi, terus tingkatkan aktivitas jangkau WNI di sana untuk memastikan semua dalam keadaan aman," jelas Marty di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (21/3/2012).
Marty menjelaskan, bom yang meledak pada pukul 05.45 waktu setempat itu berimbas pada pecahnya kaca-kaca KBRI Paris. Namun dipastikan tidak ada WNI yang terluka akibat kejadian itu.
"Kita belum bisa simpulkan ledakan ini diarahkan ke KBRI or not. Sebab sejumlah gedung lain di sekitarnya juga rusak. Kita koordinasi denga polisi setempat untuk pengamanan KBRI," jelas Marty.
Marty menjelaskan, peristiwa serupa juga terjadi pada 2004. Namun, kasus itu pun tidak terungkap signifikan.
"Kejadian sama juga terjadi pada 2004, dan nggak ada hasil investigasi yang konslusif atas kasus tersebut," tuturnya.
(lh/ndr)











































