Awas, Penipuan Baru Berkedok Penerimaan Mahasiswa Baru

Awas, Penipuan Baru Berkedok Penerimaan Mahasiswa Baru

- detikNews
Jumat, 06 Agu 2004 11:59 WIB
Bandung - Para penipu memang selalu saja mencari celah baru. Setelah marak penipuan berkedok memenangkan hadiah via SMS, kali ini seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) pun dijadikan modus baru para penipu ini.Maka, berhati-hatilah jika menerima surat pemberitahuan sanak-kerabat Anda dinyatakan lulus seleksi ke salah satu PTN sebelum tanggal 13 Agustus 2004 ini.Salah satu PTN yang dijadikan "modus" penipuan ini adalah ITB. Sang penipu ini, entah dengan cara bagaimana mendapatkan nama dan alamat lengkap calon mahasiswa. Ke alamat mereka ini, kemudian dikirimkan surat dengan kop surat "Institut Teknologi Bandung" bernomer B/24/IV/PMB/2004 tertanggal 25 Juli 2004 dan B/37/VII/PMB/2004 tanpa tanggal yang ditandatangani Dr Bambang Prasetyo lengkap dengan stempelnya.Kop surat yang dikirimkan tentu saja amat berbeda dengan kop surat resmi yang biasa dipergunakan dalam tugas keseharian di kampus ini.Melalui surat ini, sang calon dinyatakan lulus ujian masuk Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dengan perolehan total nilai tertentu. Untuk itu, calon mahasiswa diminta segera mendaftarkan diri untuk mengikuti psikotes sesuai jadwal yang ditetapkan dengan membayar biaya administrasi Rp 250 ribu.Nah, penipuannya akan menyusul kemudian. Sang penipu ternyata cukup jeli untuk mengetahui dengan detil prosedur administrasi pendaftaran mahasiswa baru, termasuk jadwal ujian psikotesnya. Jika dicek jadwal psikotes, memang demikianlah adanya.Belakangan, akan datang surat lagi atau telepon yang meminta si calon mahasiswa untuk mentransfer uang dalam jumlah yang gila-gilaan, mencapai Rp 90 juta ke rekening seseorang.Sekretaris Eksekutif ITB Dr B Kombaitan kepada detikcom dan Pikiran Rakyat di ruang kerjanya, Jl Taman Sari Bandung Jumat (6/8/2004) menuturkan bahwa tidak ada ketentuan membayar uang sumbangan puluhan juta melalui jalur SPMB."Sumbangan melalui jalur Potensi, Minat, Bakat dan Kemampuan (PMBK) sumbangan yang ditetapkan memang minimal Rp 45 juta," tegasnya.Surat yang dikirimkan itu menurutnya jelas-jelas penipuan, karena jalur SPMB baru akan diumumkan secara resmi pada tanggal 13 Agustus 2004 mendatang melalui media massa secara nasional."Pengumuman resmi juga bisa diakses melalui website resmi panitia mulai pukul 00.00 WIB hari itu. Jadi, semua pengumuman atau pemberitahuan SPMB sebelum tanggal itu bisa dipastikan tidak benar," kata Dr Kombaitan lagi.Penipuan melalui surat itu menurutnya juga terlihat jelas dari Nomer Induk Pegawai Negeri (NIP) yang tertera atas nama Dr Bambang Prasetyo itu. "Pertama, Dr Bambang itu tidak ada di sini. Kedua, NIP yang tertera 030134574 jelas tidak berasal dari lingkungan Diknas," katanya lagi sambil tertawa.Dr Kombaitan mengaku mendapatkan informasi soal penipuan itu dari orang tua calon mahasiswa yang berinisiatif menanyakan hal itu kepada ITB. "Kami sangat hargai itu. Untuk setiap informasi atau keraguan berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru di ITB, kami sangat terbuka untuk dimintai keterangan," tegasnya.ITB sejauh ini belum menerima laporan adanya orang tua calon mahasiswa yang sudah menjadi "korban" dan mentransferkan sejumlah uang kepada penipu itu. "Mudah-mudahan jangan terjadi. Untuk pengiriman uang kepada ITB untuk penerimaan mahasiwa baru tidak ada yang ditujukan kepada rekening pribadi," tambahnya. (nrl/)


Berita Terkait