Kedubes AS di India Hentikan Layanan Publik
Jumat, 06 Agu 2004 11:31 WIB
Jakarta - Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di India masih terus menghentikan layanan publiknya dikarenakan ancaman keamanan. Sejak Kamis (5/8/2004) kemarin, AS menutup bagian layanan visa dan imigrasi di Kedubes serta perpustakaan di ibukota New Delhi. Bagian tersebut untuk sementara tidak bisa memberikan layanan bagi publik. Dikatakan Kedubes AS, alasan penutupan tersebut karena "kekhawatiran keamanan." Departemen Luar Negeri (Deplu) AS hari ini menjelaskan bahwa langkah tersebut sebagai "respons atas informasi ancaman yang diterima dari sumber-sumber penegak hukum." Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (6/8/2004).Juru bicara Deplu AS Richard Boucher mengatakan kepada wartawan bahwa situasi keamanan Kedubes tengah dianalisa untuk melihat apakah sudah layak dan kapan akan layak untuk melanjutkan kembali layanan publik."Pada saat ini tidak ada keputusan untuk membuka kembali layanan publik, namun kami berharap akan memulai kembali layanan ini segera," ujar Boucher. Ketika ditanyakan apakah hal tersebut ada kaitan dengan informasi yang diterima AS mengenai ancaman serangan jaringan al Qaeda, Boucher menjawab tidak bisa menjelaskannya."Saya minta maaf, saya tidak mengatakan lebih banyak kecuali bahwa kami mendapat beberapa informasi dari sumber-sumber penegak hukum dan merasa bahwa ini langkah pencegahan yang baik untuk menutup layanan publik di New Delhi sampai kami bisa menganalisa situasi," tandas pejabat tinggi Deplu AS itu.Atas permintaan Kedubes AS, Kepolisian India telah meningkatkan pengamanan di sekitar Kedubes AS di New Delhi sejak kemarin. "Patroli polisi, khususnya di sekitar kedutaan, telah ditingkatkan," tutur Deputi Komisioner Kepolisian India, Anita Roy kepada wartawan di New Delhi.
(ita/)











































