KSAL Resmikan 3 Kapal Perang di Teluk Jakarta
Jumat, 06 Agu 2004 11:40 WIB
Jakarta -
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Bernard Kent Sondakh meresmikan tiga kapal perang di perairan Teluk Jakarta. Harga satu kapal mencapai Rp 12 miliar.Ketiga kapal itu, KRI Boa 807, KRI Welang 808 dan KRI Taliwangsa 870 memiliki bobot 90 ton dengan kecepatan jelajah 28 knot. Peresmian berlangsung di atas kapal KRI Tanjung Dalpele di Perairan Teluk Jakarta, Jumat (6/8/2004).Kapal diproduksi oleh Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan TNI AL di Mentigi, Tanjung Uban, Riau dan Manokwari. Keberadaan kapal tersebut, menambah 4 kapal yang sudah ada sebelumnya, dengan jenis patroli kraft/ kapal cepat ukuran 36 meter.KSAL mengharapkan pada tahun 2004 bisa bertambah menjadi 12 kapal dengan jenis sama untuk memperkuat armana perang Indonesia. Pada tahun ini juga, kapal ukuran 40 meter akan dibuat pertama di Indonesia dan diharapkan bulan Pebruari tahun 2005 sudah selesai.Kapal cepat ukuran 40 meter dipersiapkan sebagai kapal cepat dengan peluru kendali buatan Indonesia. "Saya minggu depan akan mengundang LAPAN, LIPI, Pindad dan Dirgantara Indonesia (DI) untuk membicarakan pembuatan peluru kendali. Meski sederhana, kita harus memulai dengan kekuatan sendiri," ujar KSAL.Dalam acara yang sama, Kepala Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan TNI AL Mentigi Kolonel Laut Bambang NR menambahkan kapal cepat ukuran 36 meter yang sudah jadi ada 7 buah, termasuk 3 KRI yang diresmikan.Dalam tahun ini, kata dia, akan dibuat 5 kapal lagi sehingga jumlahnya bisa mencapai satu skuadron atau 12 kapal."Harga satu kapal cepat ukuran 36 meter berkisar masing-masing Rp 12 miliar dengan masa produksi 8 bulan per kapal. Untuk kapal patroli cepat ukuran 40 meter diperkirakan mencapai Rp 15 sampai Rp 18 miliar, belum termasuk persenjataannya," ungkap Bambang.
(aan/)










































