Ruang rapat baru Banggar DPR terletak di lantai 2 Gedung Nusantara II DPR. Tepatnya satu komplek dengan ruang Komisi I,III, dan VIII DPR.
Ruang rapat yang menghabiskan anggaran Rp 20,3 miliar ini masih dalam tahap penyederhanaan. Sejumlah komponen impor yang mahal sedang diganti dengan barang lokal berkualitas nomor satu.
"Pimpinan sudah sepakat ruang Banggar yang baru dipergunakan masa sidang yang akan datang," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada detikcom, Rabu (21/3/2012).
Pimpinan DPR mengingatkan Setjen DPR agar benar-benar mengkaji anggaran pembangunan ruang rapat Banggar. Termasuk menyingkirkan sebanyak mungkin komponen impor dari ruang Banggar.
"Ya pokoknya harus mengikuti rekomendasi BK," kata dia.
Sampai saat ini tercatat baru kursi impor ruang Banggar senilai Rp 5 miliar yang diganti dengan barang impor. Sementara itu karpet impor seharga Rp 980 juta tak diganti, LCD impor seharga 1,9 miliar juga tidak diganti.
Yang paling mahal adalah perangkat IT di ruang Banggar yang berharga 7,9 miliar. Untuk lampu ruang Banggar yang berharga hampir Rp 1 miliar dalam proses pergantian. Dari total penghematan, saat ini ruang baru Banggar masih berharga sekitar Rp 14 miliar.
(van/mad)











































