"Pintu tol yang sangat signifikan perlu perhatian di antaranya, Senayan, Semanggi, Menara Saidah, dan Pancoran," jelas anggota Komisi V DPR Yudi Widiana Adia, saat berbincang, Rabu (21/3/2012).
Yudi yakin, dengan kesigapan pelayanan di pintu tol, kemacetan yang selama ini menjengkelkan bisa sedikit berkurang. "Dengan tindakan yang cepat dalam mengurai kemacetan melalui kesigapan di pintu tol," jelasnya.
Yudi berharap, kesigapan pelayanan Jasa Marga bisa ditingkatkan setelah insiden Dahlan Iskan itu. Harus ada respons positif dari Jasa Marga, pelayanan kepada konsumen yang utama, bukan hanya karena insiden Dahlan ngamuk.
"Ke depan mulai jam 05.00 WIB, pelayanan lebih banyak lagi. Karena Jakarta kemacetan sudah dimulai sejak pukul 05.30 WIB," jelasnya.
Yudi menjelaskan pelayanan prima dari Jasa Marga juga menjadi prioritas dalam pembahasan-pembahasan di Komisi V terkait penyusunan revisi UU Jalan No 38 tahun 2004, yang disetujui di paripurna untuk diamandemen.
"Sebagai perusahaan yang berorientasi keuntungan, harus juga berorientasi pada pelayanan maksimal," tuturnya.
(ndr/mad)











































