"Ada beberapa dokumen yang disita. Ada KTP, beberapa CD dan buku-buku tentang jihad, bagaimana berjihad, dan seruan-seruan (jihad)," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Jakarta, Selasa (20/3/2012).
Saud menjelaskan, 5 tersangka teroris yang ditembak mati di dua lokasi penggerebekan di Bali itu, melakukan observasi di beberapa lokasi objek vital di bali.
Lokasi tersebut merupakan target 5 teroris untuk mencari pendanaan aksi teror selanjutnya. Beberapa lokasi tersebut adalah money changer dan beberapa money changer, toko emas, dan kafe.
Namun Saud enggan berkomentar apakah aksi lanjutan dari para teroris tersebut adalah peledakan bom di salah satu kafe di bali.
"Dari pantauan kita mereka melaksanakan observasi beberapa target. Untuk apa itu, jelas mereka punya planning. Saya kira ini suatu hal yang sedang didalami di lapangan yang tidak mungkin kita infomasikan mau proses apa lagi yang mereka akan laksanakan," jelas Saud.
(ahy/ndr)











































