"Memang ada. Saya tidak tahu berapa jumlahnya yang ada," kata Pastika saat meninjau lokasi banjir bandang di Buleleng, Selasa (20/3/2012).
Pastika, mantan Ketua Tim Investigasi Bom Bali ini menjelaskan mendapat informasi terkait kelompok teroris yang ada di Bali. "Saya pernah menangani hal-hal seperti ini," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara teoritis, Bali ramai (wisatawan). Kalau ada petasan besar saja meledak seluruh dunia akan tahu, terlebih ada bom," ujarnya.
Bali sebagai target, menurut Pastika karena teroris ingin menyampaikan pesan kepada dunia bahwa masih eksis. "Jadi tidak boleh diremehkan," imbuh Pastika.
(gds/ndr)











































