Nelayan Jateng Turun ke Jalan, Tolak Kenaikan BBM

Nelayan Jateng Turun ke Jalan, Tolak Kenaikan BBM

- detikNews
Selasa, 20 Mar 2012 12:06 WIB
Nelayan Jateng Turun ke Jalan, Tolak Kenaikan BBM
Semarang - Dengan membawa jala dan memakai caping, ratusan nelayan dari berbagi daerah di Jawa Tengah berkumpul di kawasan videtron Jl Pahlawan, Semarang. Mereka berunjuk rasa menolak rencana kenaikan BBM yang akan dilaksanakan tanggal 1 April mendatang.

Mereka merasa sangat terbebani dengan rencana tersebut karena akan berpengaruh kepada harga kebutuhan pokok yang lain, sedangkan pendapatan mereka saat ini saja sudah sangat minim.

"Sangat terbebani karena kami menggunakan BBM kurang lebih 10 liter per hari, bagaimana jika BBM naik?" kata Nurhadi, anggota Forum Nelayan (Fornel) Jepara. (20/3/2012)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melaut sehari 18-22 hari perbulan dan pendapatan hanya Rp 700 ribu sampai Rp 800 ribu. Itu jika cuaca mendukung," imbuhnya.

Nurhadi juga menjelaskan para nelayan telah mendapatkan janji dari pemerintah akan mendapat bantuan berupa kapal dan Bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Namun mereka menolak hal itu, mereka lebih memilih agar BBM tidak dinaikkan.

"Kami diiming-imingi kapal dan BLSM tapi kami menolak. Itu sama saja dengan mengobati peyakit dengan penyakit. Kami lebih memilih agar BBM tetap tidak naik," katanya.

Aksi dilanjutkan dengan berorasi di depan DPRD Jawa Tengah dan melakukan audiensi dengan anggota DPRD. Arif Awaludin dari Fraksi PKS Jateng dalam audiensinya menyatakan keberatan dengan kenaikan BBM di depan ratusan Nelayan.

"Dengan mengucap Bismillah, saya menyatakan keberatan dengan kenaikan BBM," ujar Arif.

Massa yang berjumlah ratusan tersebut terkumpul dari YLBHI-LBH Semarang, PPKLS, Fornel Jipara, Puspita Bahari Demak, FMPL Semarang, nelayan Tambaklorok Semarang, nelayan Wilujeng kendal.
Aksi dijaga ketat oleh ratusan personil polisi dan petugas anti huru-hara.

(alg/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads