"Angin kencang akibat dampak badai tropis dapat mencapai 70 km/jam terutama di daerah yang berdekatan dengan lintasan badai tropis, misal Bali, NTB dan NTT," ujar Kepala Sub Bidang Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hari Tirto, saat dihubungi detikcom, Selasa (20/3/2012).
Adanya awan cumulonimbus yang hitam dan menjulang tinggi berpotensi menimbulkan hujan lebat dan angin kencang. Biasanya sebelum terjadi hujan didahului dengan angin kencang.
"Angin kencang pada awan cumulonimbus kecepatannya dapat mencapai 35-50 km/jam. Badai tropis Lua yang berada di barat laut Australia sudah punah sehingga dampaknya mulai berkurang," terang Hari.
Beberapa hari terakhir ini warga di sejumlah daerah menyebut adanya hembusan angin kencang, tak terkecuali wilayah Jakarta. Bahkan di Kabupaten Tangerang, angin kencang sanggup menerbangkan atap.
(/nwk)











































