Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan kerisauannya atas munculnya rencana menggulingkan pemerintah melalui protes kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Bahkan SBY menyebut rencana menggoyang pemerintah sebagai sebuah gerakan aneh. Serius?
"Tidak mudah menurunkan Pak SBY di tengah jalan. Hampir mustahil gerakan seaneh apapun itu sebagai ancaman yang bisa mudah menurunkan kepala negara yang sah di tengah jalan," ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/3/2012).
Priyo menyebut mustahilnya penggulingan SBY karena cara berpikir masyarakat Indonesia yang sudah demokratis. "Kenapa mustahil? Karena bagi kita yang berpikir demokrasi tidak ada pemaksaan kehendak memaksakan penurunan di tengah jalan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo yang juga Ketua DPP Partai Golkar ini menegaskan partainya akan menghadang rencana aksi penggulingan pemerintah. "Golkar tidak setuju langkah itu. Kita kritik saja kebijakannya langkah-langkah yang diambil, itu jauh lebih bagus dalam demokrasi," tuturnya
(fdn/ndr)