"Manusiawilah kalau Pak SBY berkeluh kesah. Tapi ini tentu punya dampak psikologis bagi masyarakat. Masyarakat bertanya 'presidennya saja seperti ini bagaimana kami'. Psikologis masyarakat bisa ikut down juga," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/3/2012).
Menurut dia, sebagai presiden SBY semestinya menunjukkan sikap tegar menghadapi segudang persoalan yang dihadapi bangsa.
"Kalau sebagai presiden ini menunjukan dia tidak tegar, tidak kuat. Seharusnya seorang negarawan harus siap menghadapi resiko apapun, siap mengemban tugas negara, apapun resikonya," terangnya.
Kemarin dalam pertemuan silaturahim pengurus Partai Demokrat, SBY menceritakan banyak hal mulai dari rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga kabar bakal adanya upaya penggulingan pemerintah lantaran kebijakan pemerintah.
"Saudara-saudara sekarang ini yang dijadikan sasaran tembak saya, SBY, kembali setiap saat begitu. Hari-hari saya, cek ke Ibu Ani sms nya begitu, disamping ada yang mendoakan baik-baik, ada yang memberikan semangat bahkan ada yang mengancam keselamatan saya, dan akan menjatuhkan saya di jalan," kata SBY.
(/)











































