"Pasien muntah di hadapan saya 15 kali saat rawat inap di RS Abdi Waluyo," ujar Yohanes saat dihadirkan di sidang Nazaruddin, di Pengadilan Tipikor, Jl HR
Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2012). Sidang beragendakan pemeriksaan terdakwa Nazaruddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada luka di lambung dan usus," kata dia.
Karena itu, Yohanes menyarankan Nazaruddin dirawat inap kembali. Yohanes
menyarankan RS Abdi Waluyo Menteng dirujuk untuk Nazaruddin.
"Kalau menurut saya, karena muntahnya cukup banyak, saya takut dehidrasi dan
membahayakan kondisi pasien. Saran saya pasien dirawat inap kembali. Kalau
memang pasien enak dirawat di RS Abdi Waluyo, ada baiknya kembali ke sana. Tapi saya tidak bisa menentukan," terangnya.
Pantauan detikcom Naazruddin yang mengenakan kemeja ungu selalu menunduk dan selalu memegang perutnya.
Pengacara Hotman Paris Hutapea meminta kliennya dirawat inap seminggu. Pihaknya juga meminta hakim melanjutkan sidang pada 28 Maret mendatang.
"Kami mohon, sakit terdakwa parah. Permohonan kami adalah kalau bisa rawat inap dan untuk itu agar masa tahanannya dibantarkan. Seminggu rawat inap. Sidang Rabu minggu depan dan dibantar masa tahanannya," kata Hotman.
Sidang saat ini diskors menunggu jawaban hakim atas kondisi Nazaruddin.
(nwy/vit)










































