5 Terduga Teroris Tewas Ditembak, Walikota Denpasar Minta Hotel Waspada

5 Terduga Teroris Tewas Ditembak, Walikota Denpasar Minta Hotel Waspada

- detikNews
Senin, 19 Mar 2012 15:19 WIB
5 Terduga Teroris Tewas Ditembak, Walikota Denpasar Minta Hotel Waspada
Denpasar - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, meminta pengelola hotel waspada terkait dengan kasus tertembaknya lima pelaku terduga teroris di penginapan Jalan Danau Poso No 99X dan Jalan Gunung Soputan Denpasar. Hotel diminta tidak asal menerima tamu.

"Modus operandi mereka sudah berubah, ini benar-benar di luar dugaan, pengelola hotel agar terus meningkatkan kewaspadaan," kata Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, kepada wartawan ditemui usia Rapat Kerja di Art Center Jl Nusa Indah Denpasar, Senin (19/3/2012).

Dia berharap pengelola hotel agar lebih jeli dalam menerima tamu. Rai bahkan meminta setiap tamu yang datang harus didata dan dipastikan identitasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu juga dengan warga, agar lebih waspada. Setiap ada yang mencurigakan harus segera dilaporkan," imbuhnya.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan peran aparat keamanan di tingkat desa seperti hansip dan pecalang (petugas adat) agar lebih waspada untuk mengantisipasi masuknya jaringan teroris.

Penyergapan atas 5 terduga teroris dilakukan Densus 88 bersama Polda Bali pada Minggu (18/3/2012) pukul 20.30 Wita. Penyergapan dilakukan di dua tempat yakni di kawasan Jl Gunung Soputan dan Jl Danau Poso.Nama 5 pelaku jaringan teror itu yakni HN (32) asal Bandung yang merupakan buron perampokan CIMB Medan, AG (30) warga Jimbaran. Keduanya disergap di kawasan Gunung Soputan.

3 Orang lainnya yakni UH alias Kapten, Dd (27) asal Bandung, dan M alias Abu Hanif (30) asal Makasar mereka disergap di kawasan Jl Danau Poso. Pelaku perampokan CIMB Medan beberapa waktu lalu diketahui merupakan bagian jaringan teroris. Namun belum diketahui apakah pelaku yang tewas ini bagian dari anggota teroris tersebut.

(gds/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads