"Mereka sudah melakukan survei di Bali dan itu sudah diikuti. Di Bali ada beberapa tempat. Enggak usah saya sebut nanti banyak orang panik," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai di sela rapat dengar pendapat di Komisi Hukum DPR, Jakarta, Senin (19/3/2012).
Ansyaad menjelaskan sasaran peledakkan bukan hanya di lokasi yang dimiliki warga negara asing, namun target domestik kini juga menjadi incaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya intelijen telah mengikuti gerak gerik kelompok teroris yang berkaitan dengan perampokan Bank CIMB Niaga, Medan termasuk jaringan teroris Solo.
"Mereka sudah diikuti selama berbulan-bulan dan mereka akan melakukan aksi teror dan sudah siap untuk menyerang. Itu DPO teroris, sejak dari Medan dan Solo. Mereka enggak baru," pungkasnya.
(fdn/gun)











































