SBY Undang Sekjen PBB ke Istana Bogor

SBY Undang Sekjen PBB ke Istana Bogor

Luhur Hertanto - detikNews
Senin, 19 Mar 2012 12:18 WIB
SBY Undang Sekjen PBB ke Istana Bogor
Jakarta - Sekjen Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki-moon, melakukan kunjungan resmi ke Indonesia. Rencananya, Ban Ki-moon dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat.

Informasi dari juru bicara kepresidenan bidang luar negeri Teuku Faizasyah, Ban Ki-moon berada di Indonesia mulai hari ini hingga 21 Maret 2012. Pria asal Korea Selatan itu bakal menghadiri The Second Jakarta International Defence Dialogue (JIDD II).

"Dalam kunjungan ini, Sekjen PBB akan didampingi oleh istri, Mrs Ban Soon-taek, serta sejumlah pejabat tinggi Sekretariat PBB," terang Faizasyah dalam rilisnya pada detikcom, Senin (19/3/2012).

Ada pun agenda Ban Ki-Moon antara lain melakukan pertemuan bilateral SBY di Istana Bogor dan selanjutnya akan mengunjungi International Peace and Security Centre (IPSC) di Sentul, Bogor. Selama di IPSC, Sekjen PBB akan menyampaikan pidato dengan tema 'UN Peacekeeping: Challenges and Opportunities for Indonesia, the Region and Beyond'.

Selain itu, Ban Ki-moon juga telah dijadwalkan untuk menyaksikan demo dari 8 (delapan) Satuan Tugas di IPSC, yakni: Satuan Tugas Kesehatan (Medical Evacuation); Satuan Tugas Kompi Zeni; Satuan Tugas POM (Pengaturan Lalu Lintas); Peninjauan Sarpras; Military Observers; Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Patroli); Satuan Tugas Force Protection Company (Fix Guard); dan Cimic Smart Car (Mobil Pintar).

Untuk acara JIDD II pada 21 Maret, Ban Ki-moon akan memberikan pidato dengan tema 'The UN and Global Security: Collaboration and Partnership'.

"Kehadiran Sekjen PBB di IPSC diharapkan dapat memberikan informasi langsung terkait perkembangan terkini dari UN Peacekeeping Operations sekaligus memberikan kesempatan pada Sekjen PBB untuk melihat secara langsung kesiapan pemerintah Indonesia dalam mendorong peningkatan kualitas peacekepers Indonesia. Hal ini penting untuk mewujudkan visi 4.000 Indonesian Peacekeepers di UN Peacekeeping Operations," jelas Faizasyah.

(mad/)


Berita Terkait