Truk trailer bernomor polisi B 9236 JL tersebut menabrak pembatas antara jalan dan galian proyek sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (19/3/2012). Kepala truk masuk ke lubang galian.
Menurut keterangan salah satu saksi, Kasil, truk tersebut berjalan dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi dari arah barat namun mendadak berbelok ke arah pagar pembatas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menabrak pembatas, truk berbobot 29 ton tersebut mengalami lepas kendali karena borem stir putus, akibatnya sopir truk, Juremi (46) tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya.
"Borem stirnya patah dan saya tidak bisa mengendalikan truk, ngerem pun tidak sempat. Padahal sebelumnya tidak ada kerusakan apa-apa," kata Juremi.
"Alhamdulillah saya dan pekerja proyek tidak ada yang terluka," imbuhnya.
Akibat kejadian itu, terjadi kemacetan kurang lebih 1 km di Jalan Jendral Sudirman, Jalan Pamularsih dan Jalan Abdul Rahman Saleh yang menuju arah bundaran Kalibanteng.
Hingga pukul 11.45 WIB, petugas evakuasi sedang melakukan proses pengangkatan truk. Pengguna jalan yang akan menuju arah Jakarta terpaksa dialihkan melewati Jalan Abdul Rahman Saleh.
(alg/trw)











































