Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hariyadi menyampaikan bahwa kelima terduga teroris itu diintai sejak sebulan lalu. Sementara operasi penggerebekan terjadi pada Minggu (18/3) kemarin.
Berikut kronologi kejadian seperti yang disampaikan Hariyadi:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim gabungan Mabes dan Polda Bali melakukan pembuntutan terhadap 2 pelaku yang menggunakan mobil Toyota Avanza. Mereka adalah HN (buron CIMB Medan) dan AG (seorang pemuda lokal asal Bali). Diduga mereka sedang survei di beberapa tempat untuk melakukan perampokan. Sementara tiga pelaku lain juga dibuntuti di tempat berbeda.
Pukul 20.30 WIB
Saat HN dan AGU berada di Jl G Sopotan, mereka disergap petugas. Karena terjadi perlawanan akhirnya ditembak hingga tewas. Di lokasi ditemukan satu senjata genggam dan sejumlah peluru.
Sedangkan untuk lokasi kedua Jl Danau Poso Sanur Denpasar, yaitu (UH) als Kapten, Dd (27) asal Jawa Barat, Bandung, M als Abu Hanif (30) asal Makasar. Semua tersangka tewas pada saat dilakukan penangkapan karena mereka melakukan perlawanan. Sempat terjadi saling tembak dengan senpi pistol para pelaku.
Tiga terduga teroris lainnya UH alias Kapten, DD dan M alias Abu Hanif dibuntuti hingga ke Bungalow 99 X Jl Danau Poso, Bali. Ketiganya juga disergap, namun tetap melawan. Akhirnya terjadi tembak menembak, hingga ketiganya tewas. Di lokasi ini, ditemukan juga senjata genggam dan sejumlah peluru. Tidak ada bahan peledak.
Lima tersangka menginap di dua tempat, yaitu menginap di Hotel Puri Naga, Double Six Seminyak dan rumah kost di kawasan Jimbaran.
Pukul 22.00 WIB
Kelima pelaku dibawa ke RS Bhayangkara, sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Sanglah, Bali.
Senin, 19 Maret 2012 Pukul 11.00 WIB
Kelima terduga teroris itu diterbangkan ke Jakarta untuk diautopsi. Rencananya, polisi akan menjelaskan penangkapan ini lebih lanjut siang ini.
(gds/mad)











































