"Sudah ada tim dari wilayah yang dikirim ke sana. Di dalamnya kita selipkan orang dari pusat," kata Ketua KNKT, Tatang Kurniadi, kepada detikcom, Senin (19/3/2012) pukul 08.50 WIB.
Tatang mengatakan kereta memiliki jalur perlintasan sendiri sehingga dari setiap kecelakaan yang ada hampir bisa dipastikan terjadi karena pengendara mobil menerobos perlintasan. "Biasanya sopir yang tidak bisa menahan diri. Ini tinggal masalah disiplin," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari kecelakaan yang lalu lalu kita sudah memberikan rekomendasi mengenai masalah palang perlintasan itu," terangnya.
Data korban meninggal dalam kecelakaan yang terjadi pada Minggu (18/3) sekitar pukul 16.00 WIB adalah sebagai berikut :
1. Zaki (6 bulan), lelaki
2. Fadil (6 bulan), lelaki
3. Vina (5 tahun, perempuan
4. Debi (9 tahun), perempuan
5. Epul (20 tahun), lelaki
6. Aci alias Yedi (20 tahun), lelaki
7. Febi (18 tahun), lelaki
8. Iin (35 tahun), perempuan
9. Uum (40 tahun), perempuan
10. Kiki (23 tahun), peremupan
11. Reihan (4 tahun), lelaki.
Nama korban kritis:
1. Setia (14 tahun), perempuan
2. Yudi (30 tahun), lelaki
3. Yani (30 tahun), perempuan.
(nal/)
