Setidaknya demikian pengakuan yang disampaikan oleh Omas. Seniman wanita asli Betawi tersebut menyatakan dirinya diundang untuk menyatakan dukungan kepada Alex-Nono yang visi yang misinya belum diketahuinya secara detail.
"Kita belum tahu misinya. Saya diundang dan tujuannya untuk mendukung," ujar Omas di Kantor KPUD DKI Jakarta, Jl Budi Kemulyaan, Jakarta Pusat, Minggu (18/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mendukung siapa saja yang mau jadi gubernur, sepanjang dia mampu mengangkat kesenian Betawi," tegasnya.
Tapi apa yang bisa diharapkan dari Alex yang putra Palembang untuk mengangkat kesenian Betawi? Bukannya Fauzi Bowo yang putra daerah lebih bisa diharapkan?
"Betawi itu ada dua, ada biologis dan ideologis. Bang Foke secara biologis, tapi Pak Alex secara ideologis dia cinta Betawi dan siap memajukan kesenian Betawi," jawab Bolot.
Selain dua orang seniman senior itu, juga hadir seniman muda Betawi. Di antaranya adalah Udin Nganga, Deri dan Ginanjar. Menyinggung isu keterlibatan Alex Noerdin dalam skandal Wisma Atlet, Palembang, mereka berkeyakinan bahwa jagoannya bersih dari kasus yang didakwakan kepada M Nazaruddin itu.
"Itu persoalan hukum, jadi biar hukum yang jawab. Tapi menurut saya, kalau Pak Alex berani mencalonkan berarti dia tidak ada masalah dengan hukum," ujar Ginanjar.
(lh/nwk)











































