Meski Belum Tahu Visi dan Misinya, Omas Dukung Alex-Nono

Meski Belum Tahu Visi dan Misinya, Omas Dukung Alex-Nono

- detikNews
Minggu, 18 Mar 2012 14:17 WIB
Jakarta - Sejumlah seniman Betawi mengiringi pendaftaran Alex Noerdin-Nono Sampono sebagai bakal cagub-cawagub DKI Jakarta. Kehadirannya dengan sendirnya menunjukkan dukungan mereka, meski tidak semuanya mengatahui visi dan misi pasangan yang diusung koalisi Partai Golkar-PPP-PDS itu.

Setidaknya demikian pengakuan yang disampaikan oleh Omas. Seniman wanita asli Betawi tersebut menyatakan dirinya diundang untuk menyatakan dukungan kepada Alex-Nono yang visi yang misinya belum diketahuinya secara detail.

"Kita belum tahu misinya. Saya diundang dan tujuannya untuk mendukung," ujar Omas di Kantor KPUD DKI Jakarta, Jl Budi Kemulyaan, Jakarta Pusat, Minggu (18/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain dia, ada sejumlah seniman lainnya dalam rombongan Alex-Nono. Di antaranya adalah Bolot yang meski dalam peran-perannya selalu melakonkan sosok yang nggak nyambung dan telat mikir, namun pria paruh baya berkumis lebat ini memiliki kriteria tegas mengenai calon gubernur yang layak mendapatkan dukungannya.

"Kita mendukung siapa saja yang mau jadi gubernur, sepanjang dia mampu mengangkat kesenian Betawi," tegasnya.

Tapi apa yang bisa diharapkan dari Alex yang putra Palembang untuk mengangkat kesenian Betawi? Bukannya Fauzi Bowo yang putra daerah lebih bisa diharapkan?

"Betawi itu ada dua, ada biologis dan ideologis. Bang Foke secara biologis, tapi Pak Alex secara ideologis dia cinta Betawi dan siap memajukan kesenian Betawi," jawab Bolot.

Selain dua orang seniman senior itu, juga hadir seniman muda Betawi. Di antaranya adalah Udin Nganga, Deri dan Ginanjar. Menyinggung isu keterlibatan Alex Noerdin dalam skandal Wisma Atlet, Palembang, mereka berkeyakinan bahwa jagoannya bersih dari kasus yang didakwakan kepada M Nazaruddin itu.

"Itu persoalan hukum, jadi biar hukum yang jawab. Tapi menurut saya, kalau Pak Alex berani mencalonkan berarti dia tidak ada masalah dengan hukum," ujar Ginanjar.

(lh/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads