YLKI Soal Diskon 90%:
EC Harus Perbarui Iklannya
Kamis, 05 Agu 2004 17:40 WIB
Jakarta - Electronic City (EC) harus memperbarui iklannya tentang diskon 90% untuk hari selanjutnya. Pasalnya, barang yang berdiskon 90% sudah habis pada hari ini juga.Demikian disampaikan Divisi Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sularsi, mengomentari heboh diskon 90% yang membuat ribuan orang terjebak macet dan pulang dengan kecewa karena barang yang didiskon sudah habis.Dalam iklannya yang dipasang di harian ibukota Kamis (5/8/2004) ini tertulis bahwa EC menggelar cuci gudang produk elektronik dengan diskon s/d 90%. Diskon ini digelar 31 Juli-29 Agustus. Karena iklan baru dipasang hari ini, masyarakat pun menyerbu EC di kawasan bisnis SCBD, Jl.Sudirman, Jakarta.Tapi apa lacur, sejak pukul 10.00 WIB, produk yang diiklankan itu sudah habis. Manajemen EC mengaku hanya menjual 100 produk hari ini. Padahal masa diskon masih akan berlangsung hingga 29 Agustus mendatang. Hari selanjutnya, diskon masih digelar, tapi rabatnya sekitar 20-30%.Menurut Sularsi, jika iklan itu jelas dan diskonnya memang benar, tidak ada masalah. "Yang jadi masalah bila tidak disebutkan berapa item yang dijual, jumlahnya berapa. Alangkah baiknya semua informasi itu sudah ditekankan bahwa yang dijual cuma sekian item," papar Sularsi dalam perbincangan dengan detikcom, pukul 17.30 WIB.Meskipun EC telah menyebutkan stok terbatas, tapi informasi itu dinilai Sularsi kurang jelas. "Jumlahnya cuma 1 unit itu kan juga terbatas. Pengertian stok terbatas itu luas. Akan lebih bertanggung jawab jika disebutkan jumlahnya misalnya 1.000 unit saja. Dengan demikian, orang akan berpikir apakah jika tiba di sana dia masih dapat bagian tidak," paparnya.Sebab, jika masyarakat berspekulasi seperti yang terjadi di EC pada hari ini, orang-orang akan merasa tertipu. "Kecuali memang EC ada tujuan lain. Misalnya agar konsumen membeli produk lainnya. Kan konsumen rugi sudah jauh-jauh datang tapi tidak beli.Kalau ini tujuannya, ini yang dilarang UU. Ini kriminal," papar Sularsi.Untuk pesta diskon hari besok dan seterusnya, EC harus mengeluarkan iklan terbaru untuk mengumumkan bahwa produk berdiskon 90% telah habis. "Sebab jika iklan hari ini tidak diperbarui, maka masyarkaat akan tetap menganggapnya iklan itu masih berlaku. Dan masyarakat punya hak untuk mempertanyakan pada EC mana barang yang didiskon hingga 90%. Dan barang itu harus tersedia seperti yang diiklankan," paparnya.
(nrl/)











































