Kalla Temui DPD Golkar Bali
Kamis, 05 Agu 2004 17:15 WIB
Bali - Cawapres Jusuf Kalla maju terus pantang mundur menemui orang-orang Golkar. Kali ini dengan Golkar Bali. Padahal pertemuannya yang lalu dengan beberapa ketua DPP Golkar mendapat wanti-wanti dari Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung.Kalla dijadwalkan melakukan pertemuan dengan seluruh pengurus Partai Golkar DPD I Bali, DPD II dan pengurus kecamatan di Hotel Bali Tropic Tanjung Benoa Bali pukul 18.00 WITA, Kamis (5/8/2004).Ketua DPD PG Bali Ngurah Alit Yudha akan ikut serta dalam pertemuan tersebut. Yang menarik, Kalla juga dijadwalkan bertemu dengan mantan Ketua Tim Sukses Wiranto-Wahid Bali IGK Adi Putra.Namun pertemuan itu dibantah sebagai ajang koalisi. "Ini bukan soal urusan koalisi. Pertemuan ini semata-mata hubungan emosional antara Kalla dengan Golkar Bali. Ini sebagai ajang pertemuan antara orang-orang Golkar di Bali dengan Pak Kalla yang menjadi cawapres," kata Ketua Tim Sukses SBY-JK Bali Jro gede Karang Tangkid Suarsana.Ditanya apakah sudah ada sinyal dari DPP Golkar terhadap pasangan SBY-Kalla, dia mengaku tidak tahu. Namun dia mengingatkan status Kalla yang juga sebagai kader Golkar."Jadi pertemuan nanti adalah hubungan antara orang-orang Golkar sendiri. Semula kan Wiranto yang diharapkan malah nggak jadi. Kalau kebetulan Pak Kalla orang Golkar, ya mungkin saja anak buahnya mendukung Pak Kalla," ujar Suarsana.Pada Selasa malam 3 Agustus 2004, Kalla mengadakan pertemuan dengan beberapa fungsionaris Golkar di Hotel Regent Jakarta. Pertemuan itu rupanya tidak sepengetahuan Akbar.Rapat internal DPP Parati Golkar pun digelar pada Rabu malam 4 Agustus 2004. Salah satu agendanya membahas pertemuan tersebut. Ketua DPP Partai Golkar Fahmi Idris dan Marzuki Darusman yang ikut menghadiri pertemuan tersebut diminta memberikan penjelasan.Keduanya menjelaskan, pertemuan dengan Kalla hanya pertemuan dengan sesama orang Partai Golkar, karena Kalla juga sebagai kader Golkar. Jadi tidak terkait dengan SBY-Kalla sebagai kandidat Pilpres.Akbar kemudian mewanti-wanti agar bila ada pertemuan semacam itu sebaiknya atas sepengetahuan dirinya. Jika tidak, meski tidak akan memberikan sanksi, namun Akbar akan melakukan evaluasi.Jadi, sudah tahukah Akbar pertemuan Kalla dengan Golkar Bali?
(sss/)











































