Tolak BBM Naik, Massa PMII Yogya Blokir Jalan

Tolak BBM Naik, Massa PMII Yogya Blokir Jalan

- detikNews
Sabtu, 17 Mar 2012 10:45 WIB
Tolak BBM Naik, Massa PMII Yogya Blokir Jalan
Yogyakarta - Sekitar 100 anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Massa memblokir jalan.

Pengamatan detikcom, Sabtu (17/3/2012), massa memblokir Jalan Laksda Adisucipto yang tepatnya berlokasi di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga sehingga memacetkan arus lalu-lintas.

Aksi dimulai sekitar pukul 09.30 WIB di simpang tiga antara Jalan Laksda Adisucipto dengan Jalan Tut Harsono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah jalan yang padat arus lalu-lintasnya itu, massa kemudian membentuk lingkaran dengan tali plastik. Di bagian tengah menjadi ajang orasi dan aksi teatrikal yang menggambarkan kesengsaraan rakyat akibat kenaikan BBM dan kebijakan pemerintah.

Sebuah keranda bertuliskan 'telah meninggal keadilan di negeri ini' dan dua pasang foto Presiden SBY-Boediono yang sudah dicoret-coret warna merah menghiasi aksi ini.

Massa membawa bendera merah putih dan bendera PMII. Sedangkan poster yang diusung diantaranya bertuliskan "Tolak kenaikan BBM, turunkan SBY, SBY-Boediono Neolib, tolak liberalisasi ekonomi".

Koordinator aksi Imam S Afrizal mengatakan akan terus menyuarakan menolak kenaikan harga BBM yang mulai berlaku 1 April 2012.

Menurut dia, pemerintah wajib memberikan subsidi BBM kepada rakyat ketika harga minyak dunia naik. Namun kenyataannya, harga BBM justru dinaikkan dengan alasan harga minyak dunia sudah naik.

"Subsidi itu amanat konstitusi agar pemerintah menggunakan pendapatan negara untuk kemakmuran rakyat. Kalau anggaran subsidi dianggap membebani APBN itu cara pandang yang keliru dan mengkhianati Pasal 33 UUD 45," kata Imam dalam orasinya.

Karena massa memblokir jalan, arus lalu-lintas dari arah timur dan barat Jalan Laksda Adisucipto dialihkan. Antrean panjang mobil dan sepeda motor di kedua ruas jalan tersebut.

Selain polisi lalu lintas yang sibuk mengatur di kawasan tersebut, sedikitnya 2 peleton aparat kepolisian berjaga-jaga di sekitar lokasi.

(bgs/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads