Penyanderaan truk itu terjadi di Kampung Citoe, Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat, Jumat (16/3/2012) petang. Warga yang kesal larena merasa dibohongi oleh pengelola tambang pasir besi sejak sore mengelar sweeping ke lokasi pertambangan.
Karena gagal menemui pengelola dan pegawai pertambangan, warga menyandera satu unit truk yang biasa dipergunakan mengangkut pasir besi.
"Mereka (pengusaha pertambangan) sudah kami peringatkan agar tak melakukan eksplorasi penambangan," ujar tokoh warga setempat, Jafar kepada wartawan, Jumat malam.
Earga yang datang ke lokasi pertambangan mempersenjatai diri dengan senjata tajam. Beruntung lokasi pertambangan dalam keadaan kosong sehingga tidak terjadi bentrokan fisik.
"Kalau warga bertemu dengan pihak penambang, dipastikan akan terjadi bentrok fisik," imbuh Jafar.
Warga setempat berharap pihak pengelola tidak melakukan pengerukan biji besi karena lingkungan sekitar areal penambangan akan rusak.
"Jika memaksa, terpaksa pihak penambangan berhadapan dengan masyarakat," tandas Jafar.
(/)











































