"Bom seperti itu banyak ditemui di wilayah-wilayah konflik," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution, di Jakarta (16/3/2012).
Sementara itu, kondisi 3 korban yang luka akibat ledakan, ujar Saud, 2 korban masih dalam kondisi opname di RS Karyadi karena luka berat yang diderita dan 1 orang diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diupayakan jangan dipindahkan, biar petugas yang berwenang yang menanganinya," imbau Saud.
Sebelumnya, polisi sudah menetapkan I alias Imam Sukayat sebagai tersangka. Dia menemukan bom itu di parit Jalan Tamtama Barat 9, Jangli, Semarang, Jateng.
Setelah itu, Imam langsung menyerahkan pipa yang tersambung kabel tersebut kepada tiga pekerja bangunan gedung milik Pondok Pesantren Yayasan Baitusyakur.
Imam awalnya menduga pipa itu merupakan bagian dari bahan bangunan yang tengah dikerjakan. Tiga pekerja bangunan Dwi, Ngatmin, dan Santo kemudian mencoba menyambungkan kabel dalam pipa. Namun, pipa langsung meledak saat kabel tersambung. Ketiga pekerja terluka dan langsung dilarikan ke RS dr Kariadi dan RS Elisabet Semarang.
(ahy/ndr)










































