Bantah Gunakan Dana Fiktif, Kubu SBY Siap Diperiksa

Bantah Gunakan Dana Fiktif, Kubu SBY Siap Diperiksa

- detikNews
Kamis, 05 Agu 2004 16:13 WIB
Jakarta - Pasangan capres-cawapres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla membantah menggunakan dana kampanye fiktif. Yang ada hanya kesalahan administrasi. Kubu ini siap diperiksa jika diperlukan.Bantahan itu disampaikan cawapres Jusuf Kalla kepada wartawan sebelum menjadi pembicara "Dialog Publik Kebebasan Pers dengan Capres" di Hotel Nikko, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Kamis (5/8/2004). "Tidak ada yang namanya dana fiktif. Yang ditulis koran kan fiktif pakai tanda kutip. Itu hanyalah dana yang salah alamat atau salah kota, atau salah perusahaan," kata Kalla. Ditegaskan Kalla semua dana yang diterima kubunya jelas ada penyumbangnya. Dana Rp 600 juta yang sebelumnya diakui Kalla sebagai dana yang salah alamat menurut pasangan SBY ini bukan dana fiktif. Kesalahan adminitrasi menurut Kalla merupakan hal yang biasa. Ia siap membantu jika Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) ingin melakukan pemeriksaan. "Kalau Panwaslu ingin menyelidiki bisa saja. Kami siap. Ya namanya juga ribuan nama, wajar saja kalau ada salah-salah ketik. Wartawan juga ada yang sering ketik," katanya. Kalla selanjutnya akan memanggil para penyumbang khususnya yang di Makassar untuk memberikan klarifikasi tentang dana yang disumbangkan. Para penyumbang, katanya, kebanyakan hanya keluarga Jusuf Kalla sendiri. "Orangnya saya tahu betul. Salah satunya anak menantu saya." (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini