Polda Metro Sempat Khawatirkan Heboh Diskon 90% EC

Polda Metro Sempat Khawatirkan Heboh Diskon 90% EC

- detikNews
Kamis, 05 Agu 2004 16:08 WIB
Jakarta - Heboh diskon 90% Electronic City (EC) yang membuat Jl.Sudirman dan sekitarnya macet, sempat membuat ketar-ketir Polda Metro Jaya. Alasannya, kawasan itu sudah masuk ring II."Sampai-sampai Polda Metro menelepon manajemen EC. Karena ini sudah masuk daerah ring II," kata Sales and Marketing General Manager EC Rudy Priambodo dalam jumpa pers di Restoran Sari Kuring di kawasan bisnis SCBD, Jl.Sudirman, Jakarta, Kamis (5/8/2004).Polda menanyakan ada apa di EC kok jalanan jadi macet. Sepertinya kok ada demonstrasi. Polda bertanya demikian karena memang tidak ada koordinasi dengan Polda soal itu."Kami jelaskan bahwa kami menggelar program diskon. Memang ini di luar dugaan kami," jawab Rudy. "Bagaimana pun kita tidak bisa melarang orang untuk datang. Tapi mulai besok kita akan bekerja sama dengan Polda," sambung Rudy.Meskipun hari ini EC membuat heboh sejak pagi hari, EC tetap berkomitmen untuk menyelenggaran program diskon hingga 29 Agustus. "Tapi diskonnya tidak sebesar hari ini, mungkin hanya 20-30 persen," kata Rudy.Rudy juga mengakui, pihaknya tidak menduga antusiasme konsumen begitu tinggi hari ini sehingga tidak ada persiapan khusus."Untuk memenuhi kebutuhan program diskon yang digelar 31 Juli sampai tanggal 29 Agustus, kami tetap membuka peluang kerja sama dengan suplier lain yang mau menaruh barangnya di sini dengan harga diskon," papar Rudy. Manajemen EC menargetkan hingga akhir bulan ini mampu menjual Rp 2 miliar dari program diskon ini.Dengan demikian, mereka yang tidak kebagian barang diskonan hari ini, bisa tetap datang ke EC esok hari dan seterusnya. "Tentu saja diskonnya tidak sebesar hari ini," paparnya. Hari ini diskon digeber hingga 90%. TV Toshiba 21 inchi Rp 1,59 juta dilepas Rp 159 ribu."Barang yang kami diskon adalah barang baru, tapi model lama, kondisinya lecet sedikit," demikian Rudy.Hingga kini, EC di SCBD masih dipenuhi konsumen. "Tapi sudah tidak seramai tadi," demikian Rudy. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads